Peninjauan Persiapan Sail Nias 2019

Sail Indonesia merupakan ajang tahunan wisata bahari yang telah diselenggarakan sejak 2009 lalu. Daerah terakhir yang menjadi tuan rumah penyelenggara Sail Indonesia ini adalah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada September 2018 lalu, yaitu Sail Moyo Tambora. Kali ini, giliran Nias yang didaulat sebagai tuan rumah penyelenggara Sail Indonesia di 2019.
Dasar Penyelenggaraan Sail Nias 2019 adalah Surat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman No. B-2133/MENKO/MARITIM/UM206/IX/2018 tanggal 09 Oktober 2018 tentang : Rencana Penyelenggaraan Sail Indonesia 2019.

Tahun 2019 ini Sail Indonesia akan diselenggarakan di Pulau Nias,
Dengan nama Sail Nias. Nias Selatan dihunjuk menjadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Pembukaan Sail Nias yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 21 sampai 27 September 2019.

Adapun yang menjadi Branding Thema Sail Nias 2019 adalah “Nias is a Dreaming Island”
Rencana yang menjadi rangkaian kegiatan pada Sail Nias mendatang ada 17 kegiatan antara lain :
1. Acara Puncak (Opening Ceremony) Kab. Nias Selatan
2. WSL (World Surf League) 2019, Kab. Nias Selatan
3. Nias Wonderful Expo Bahari 2019, Kab. Nias Selatan
4. Nias Internasional Free Diving Competition’s 2019, Kab. Nias Utara
5. Wonderful Nias Photo Contest 2019, Kota Gunungsitoli
6. Wind Surfing Championship 2019, Kab. Nias Barat
7. Sailing Championship 2019, Kab. Nias Barat
8. Dragon Boat Competition 2019, Kota Guningsitoli
9. Canoe/ Kayak Championship 2019, Kab. Nias Utara
10. Parade Kapal Perang 2019, Kab. Nias Selatan
11. Parade Kapal Nelayan Tradisional 2019, Kab. Nias
12. Seminar Warisan Budaya Nias, Kota Gunungsitoli
13. Fishing Tournament 2019, Kab. Nias
14. Motor & Bike Cross Country 2019, Kab. Nias Utara
15. Festival Kopi & Kuliner Nias 2019, Kota Gunungsitoli
16. Festival Lompat Batu Sekepulauan Nias, Kab. Nias Selatan
17. Sail Nias 1000 Tenda, 4 Kab/1 Kota Kepulauan Nias

Kedatangan team Visitasi dari Event Organizer Kementrian Kemaritiman dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara didampingi oleh Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia Kepulauan Nias dalam rangka Monitoring dan Survey Lokasi pelaksanaan kegiatan event Sail Nias yang menyambangi 4 Kabupaten dan 1 Kotamadya dari tanggal 22 sampai 26 Januari 2019 disimpulkan bahwa perlu adanya banyak pembangunan aksebilitas jalan raya di ke 5 kab/ kota yang harus segera diperbaiki dan diperlebar lagi untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan Sail Nias.


Alasannya dikarenakan ke 17 kegiatan dilaksanakan merata di ke 5 kab/kota Kepulauan Nias. Banyaknya jalan yang rusak parah seperti jalan dari Nias Selatan Menuju Nias Barat dan Jalan dari Nias Barat menuju Kota Madya Gunungsitoli, beberapa jembatan juga mengalami Rusak dan harus diperbaiki kata Herwil Junaidi Harefa sebagai Ketua Asppi Kepulauan Nias.
Selain aksebilitas, sarana dan prasarana beserta amenitas juga perlu dibangun dan diperhatikan tukas Simon Siregar Kasi Sub Bagian Umum Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara.
Dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di ke 5 kab/kota juga telah turut melampirkan prosposal yang diajukan untuk pembangunan sarana prasarana serta kebutuhan pendukung untuk menyukseskan event Sail Nias.


Salman Alfarisy sebagai EO mewakili Kementrian Kemaritiman menyampaikan perlu adanya Sinergisitas dan Kerjasama antar kab/kota Se Kepulauan Nias dan Stakeholder Kepariwiwataan yang ada di Pulau Nias agar event Sail Nias ini dapat berhasil. Momentum ini harusnya dipakai sebaik baiknya untuk lebih membangun kembali kabupaten kota di Kepulauan Nias. “Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Semua stakeholders harus saling bekerja sama, sehingga hasilnya akan menjadi lebih baik,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Now